Pages

Jumat, 28 Desember 2012

Tumbuhan Hijau Bergerak (Kecambah)

Pasti pernah melakukan praktikum ini di Sekolah Dasar dulu ? ya kan ? kalau yang SD nya lulus sih pasti pernah dan sukses melakukan praktikum ini :) haha
yaap, saya lanjut pada materi yaitu praktikum kecambah kacang hijau. Karena saya calon guru sekolah dasar saya pun melakukan hal ini (kembali) seperti yang saya lakukan sewaktu saya masih di sekolah dasar dulu.
Tujuan saya menulis artikel ini sih sebenarnya untuk berbagi ilmu yang saya tulis dalam laporan praktikum serta membuktikan sesuai dengan judul praktikum yaitu tumbuhan hijau bergerak mengikuti datangnya sinar cahaya (matahari).


Alat dan Bahan:

1. Kacang hijau mentah
2. Kapas
3. Wadah
4. Air Cukup hanya segitu saja dalam melakukan praktikum yang sederhana namun dapat membuktikan bahwa tumbuhan hijau dapat bergerak mengikuti datangnya sinar cahaya.


Langkah-Langkah:

1. Basahi kapas lalu letakkan secara merata ke dalam wadah
2. Taburi biji kacang hijau ke dalam wadah tersebut
3. Letakkan wadah di tempat terbuka (usahakan tempat langsung mendapat sinar matahari)


Landasan Teori:

Gerak Etionom / Gerak Esionom
Gerak etinom adalah gerakan pada tumbuhan yang disebabkan oleh rangsangan yang berasal dari luar tumbuhan tersebut. Faktor penyebab gerakan etionom bisa berasal dari faktor rangsang sentuhan, air, cahaya, temperatur/suhu, zat kimia, gravitasi, dan lain sebagainya. Contoh jenis gerak etionom yaitu:

> Tropisme
Tropisme adalah gerakan tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Rangsang dari luar yang mempengaruhi gerak tumbuhan ada bermacam-macam. Misalnya cahaya, gravitasi, air atau kelembaban, dan sentuhan atau singgungan. Berdasarkan jenis rangsangan tersebut, tropisme dibedakan menjadi fototropisme, geotropisme, hidrotropisme, dan tigmotropisme.

a)    Fototropisme
       adalah gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang cahaya. Apabila gerak tumbuhan      tersebut menuju kearah cahaya, berarti tumbuhan tersebut melakukan gerak fototropisme positif. Apabila gerakan tumbuhan ini menjauhi arah cahaya, maka disebut fototropisme negatif. Contoh gerak fototropisme positif adalah tanaman biji-bijian yang sedang tumbuh tunas.

b)    Geotropisme
       adalah gerakan bagian tumbuhan karena pengaruh gravitasi (gaya tarik) bumi. Apabila arah pertumbuhan tersebut ke atas, maka termasuk geotropisme negatif. Akan tetapi, apabila arah pertumbuhan menuju kebawah berarti termasuk gerak geotropisme positif. Contoh geotropisme positif adalah pertumbuhan akar yang selalu menuju kebawah atau kedalam tanah.

c)    Hidrotropisme
       adalah gerak bagian tumbuhan menuju kearah yang basah atau berair. Arah pertumbuhan menuju temapt yang berair disebut gerak hidrotropisme positif. Apabila araah pertumbuhan tanaman menjauhi tempat yang berair disebut gerakan hidrotropisme negatif. Contoh hidrotropisme positif adalah arah pertumbuhan ujung akar didalam tanah yang selalu menuju ketempat yang mengandung air.

d)    Tigmotropisme
       adalah gerak tumbuhan dari bagian tumbuhan akibat persinggungan. Contohnya sulur markisa dan batang mentimun yang membelit tanaman lain.


Pengamatan:

1. Hari Pertama

Hari pertama sudah terlihat bahwa adanya pertumbuhan pada biji kacang hijau menjadi kecambah.

2. Hari Kedua



Hari berikutnya tunas kecambah semakin bertumbuh tinggi dan sudah terlihat bahwa pergerakan tumbuhan tersebut mengarah pada datangnya sinar matahari.

3. Hari Ketiga 
Sebenarnya cukup melakukan percobaan dengan jangka waktu 3 hari sudah dapat membuktikan bahwa tumbuhan bergerak mengarah datangnya sinar matahari.

4. Hari Keempat


Hari ke empat adalah hari terakhir mengamati percobaan ini, karena pada hari ketiga pun saya sudah dapat mengambil kesimpulannya. tetapi pada hari keempat, tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan terlihat sangat jelas bergerak mengikuti datangnya sinar matahari.

Tidak hanya tunasnya saja yang bergerak namun akar dari tumbuhan juga bergerak mencari sumber air yang di gunakan untuk mempertahankan hidupnya.


Kesimpulan:

Dari percobaan yang telah saya lakukan serta telah mengamatinya, saya dapat membuktikan bahwa tumbuhan dapat bergerak. Bagian tumbuhan yaitu akar tumbuhan bergerak ke arah sumber air gerakan ini disebut hidrotropisme dan pergerakan bagian tumbuhan pucuk tanaman/tunas bergerak ke arah datangnya sinar matahari disebut gerakan fototropisme, gerakan tumbuhan menuju arah datangnya sinar karena adanya hormon tumbuh (auksin) yang ada pada pucuk tanaman. Tumbuhan bergerak diperlukan untuk mempertahankan hidupnya.

0 komentar:

Poskan Komentar