Pages

Tampilkan postingan dengan label pengertian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengertian. Tampilkan semua postingan

Kamis

Makna Lingkungan Hidup

Lingkungan Hidup

Lingkungan, di Indonesia sering juga disebut "lingkungan hidup". Dalam Undang-Undang no. 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, definisi Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia, dan perilakunya, yang memengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. A.F.A Pengertian lingkungan hidup bisa dikatakan sebagai segala sesuatu yang ada di sekitar manusia atau makhluk hidup yang memiliki hubungan timbal balik dan kompleks serta saling mempengaruhi antara satu komponen dengan komponen lainnya.

Pada suatu lingkungan terdapat dua komponen penting pembentukannya sehingga menciptakan suatu ekosistem yakni komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik pada lingkungan hidup mencakup seluruh makluk hidup di dalamnya, yakni hewan, manusia, tumbuhan, jamur dan benda hidup lainnya. sedangkan komponen abiotik adalah benda-benda mati yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup makhluk hidup di sebuah lingkungan yakni mencakup tanah, air, api, batu, udara, dan lain sebaiganya.

Pengertian lingkungan hidup yang lebih mendalam menurut No. 23 Tahun 2007 adalah kesatuan ruang dengan semua benda atau kesatuan makhluk hidup termasuk di dalamnya ada manusia dan segala tingkah lakunya demi melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia maupun mahkluk hidup lainnya yang ada di sekitarnya.

Untuk memahami lebih mendasar makna lingkungan hidup sebagai suatu sistem. Terlebih dahulu dimulai dengan pengertian kata demi kata berdasarkan arti “Lingkungan Hidup” dalam UU No.23 Tahun 1997. 

1. Ruang

Ruang yang dihuni manusia adalah alam atau daratan yang luasnya ± 29% dari seluruh luas permukaan bumi. Selebihnya 71% adalah lautan. Penduduk yang menghuninya berjumlah lebih dari 6,5 miliar jiwa, di antaranya Bangsa Indonesia, lebih dari 217 juta merupakan 3% dari penduduk di Bumi yang menghuni hanya 1,3% dari luas daratan. Jadi ruang yang dihuni Bangsa Indonesia termasuk yang cukup padat penduduknya.

2. Benda

Benda adalah pengada ragawi nirhidup (abiota) yang sering salah disebut sebagai benda mati, karena sesuatu yang mati tentulah sebelumnya pernah hidup, sedangkan benda nirhidup benda yang memang tidak pernah hidup. Benda dapat dipilah-pilah sebagai benda padat, cair dan gas.

3. Keadaan atau tatanan alam

Keadaan yang dimaksud adalah tatanan lingkungan hidup yakni apa yang dialami makhluk hidup. Keadaan atau tatanan alam ini terjadi karena dinamika alam yang terdiri atas alogeni, alogenik atau alogenesis oleh peristiwa alam yang menimpa makhluk hidup. Alele adalah “asing” karena peristiwa yang menimpa makhluk hidup berasal dari pihak lain. Keadaan yang timbul karena ulah makhluk hidup disebut autogenik atau autogenesis. 


>> Alogenik

Alogenik adalah keadaan alam yang terjadi karena dinamika dalam alam. Kejadian atau tatanan alam ini berupa gempa, letusan gunung api, gelombang tsunami, dan sebagainya. Letusan gunung api Toba, terjadi 74.000 tahun yang lalu dan melemparkan 3000 km³ material ke atmosfer. Di Indonesia, juga terjadi letusan gunung api yang cukup hebat, antara lain gunjung Tambora (1815), dan gunung Krakatau (1883). Akibat letusan gunung Krakatau yang sangat dahsyat, dampak letusan dirasakan hingga ratusan bahkan ribuan kilometer jauhnya. Akibat letusan pula gunung Krakatau hancur, namun muncul anak gunung Krakatau yang saat hingga saat ini masih menunjukkan tanda-tanda keaktifannya.

Contoh lain adalah tsunami besar yang terjadi di Aceh dan Sumatera Utara pada tanggal 26 Desember 2005. Akibat tsunami, Aceh dan Sumatera Utara porak-poranda dan memakan ratusan ribu korban jiwa. Setelah tsunami banyak yang berubah di tempat yang dilalui tsunami termasuk keadaan alamnya. Gempa yang terjadi sebelum tsunami juga membentuk keadaan alam diantaranya tanah menjadi retak.

Menurut para ilmuwan, Indonesia terletak di daerah “ring of fire” atau lingkaran api. Dari sebanyak 129 gunung api di Indonesia atau 13 persen dari seluruh gunung api di dunia, terbentang dari pulau Sumatera menyusuri pulau Jawa kemudian menyeberang ke Bali, Nusa Tenggara hingga bagian timur Maluku dan berbelok ke utara pulau Sulawesi. Atau melingkari Kepulauan Indonesia sehingga dikenal dengan sebutan lingkaran api ( The Ring of Fire ) Indonesia, atau jalur tektonik Indonesia, tegas Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi, Dr Surono.

Ring Of Fire
Banyaknya gunung api di Indonesia, karena negara kepulauan ini tercabik - cabik oleh keberadaan pusat hiruk - pikuk tiga lempeng tektonik ( tectonic plate ), yang saling bertabrakan, katanya. Masing - masing lempeng Eurasia, lempeng Indo - Australia dan lempeng Pasifik, tumbukan ketiga lempeng tersebut pada akhirnya membentuk rangkaian gunung api di Indonesia. Gunung api tersebut yang menyebabkan Indonesia rawan bencana gunung api meletus yang membentuk alogenik di daerah sekitar letusan. Seperti letusan gunung api Merapi di Jawa Tengah yang terjadi tahun 2009 yang menghanguskan daerah lereng dan kaki gunungnya. Sehingga keadaan alamnya menjadi berubah karena dampak letusan tersebut. 

>> Autogenik

Makhluk hidup juga mungkin berbuat sesuatu sehingga dapat mengubah keadaan di bumi. Kejadian ini disebut autogenic, autogenic atau autogenesis. Manusia adalah makhluk hidup yang dapat melakukannya, contohnya adalah seperti pembangunan dam yang membendung aliran sungai menjadi danau buatan seperti danau Jatiluhur, danau Karangkates, dll. Contoh lainnya adalah terjadi perubahan dua laut yang dihubungkan oleh manusia dengan terusan, seperti terusan Suez, terusan Panama, dsb.

Binatang juga dapat melakukan sesuatu yang merubah keadaan alam seperti burung yang membuat sarang, burung pelatuk yang melubangi pohon, dsb. Ada pula yang mampu menimbulkan perubahan alam sewaktu menggali lubang perlindungan seperti ular atau tikus, rayap yang memakan kayu atau batang pohon hingga hancur, dsb.

Jelas bahwa sikap dan perilaku makhluk hidup, khususnya manusia (antropogenik) yang berakal pikiran perlu disesuaikan dengan tatanan alam yang ada. Misalnya, letusan gunung api yang dapat diperhitungkan dengan mengukur getaran seismograf yang dapat dipantau langsung atau melalui satelit dan diteruskan kepada instansi yang bersangkutan seperti Badan Metereolodi dan Geofisika (BMG) untuk disebarluaskan sebagai peringatan dini bagi penyelamatan diri masyarakat.

Di samping itu juga perlu dipahami bahwa ada di antara tatanan alogenik yang dapat dipengaruhi juga oleh perilaku autogenic, khususnya oleh manusia. Contohnya adalah tanah longsor, banjir, dsb yang seringkali kita kenal dengan bencana alam. Padahal banyak kasus dimana hal itu terjadi karena dipicu oleh kegiatan manusia seperti penebangan hutan, membuang sampah ke sungai, dsb.

4. Daya, Peluang dan Tantangan


Daya umumnya diartikan sebagai kekuatan, kemampuan atau tantangan. Pengertian itu benar, tapi secara lebih luas maknanya adalah peluang atau kesempatan. Artinya, bagaimana kemampuan yang ada pada manusia digunakan dalam menghadapai tantangan serta peluang untuk melakukan sesuatu yang bermakna dalam kehidupan. Peluang ini juga merupakan kewajiban dan tugas manusia dalam masyarakat sesuai dengan manfaat dan kebutuhan.
Faktor yang menentukan tersedianya peluang sangat beragam, pertama adalah kemampuan kita untuk mengerti dan memahami sesuatu, apa yang ada, dan apa yang sebenarnya kita butuhkan. Factor berikutnya adalah memahami sumber daya alam yang ada, termasuk potensi dan keadaannya. Misalnya, upaya menjauhi wilayah gempa, menghindari wilayah meletusnya gunung api, dsb. Untuk itulah manusia perlu menjalani proses pendidikan dan penelitian tanpa henti untuk meningkatkan daya dalam mempergunakan peluang untuk menghadapi tantangan yang ada di sekitar kita setiap harinya.
Segala sesuatu yang diciptakan Tuhan adalah pengada yang pasti dengan fungsi atau maknanya masing-masing dalam kehidupan. Paham tersebut disebut entitisme. Dalam kenyataan yang ada sekarang, hal ini masih terlalu sulit untuk kita pahami. Misalnya, keberadaan nyamuk. Walaupun nyamuk dapat menyebabkan tersebarnya penyakit seperti malaria atau demam berdarah, sebenarnya dibalik itu kita perlu menerima adanya tantangan sebagai pesan kebersihan lingkungan. Di samping itu, perlu dilengkapi dengan paham bahwa nyamuk dapat menjadi makanan cicak, tokek, dan laba-laba; juga makanan ikan yang kita pelihara sehingga keberadaan nyamuk di sekitar kita bisa kita hadapi dengan sebenar-benarnya untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan.
Oleh karena itu, perlu dorongan untuk meneliti dan menemukan cara guna menghindarinya dengan menggunakan lotion anti nyamuk, obat nyamuk bakar atau semprot, dsb. Disamping itu, dipikirkan pula apakah dengan musnahnya nyamuk juga akan mengakibatkan menurunnya keanekaragaman hayati seperti cicak, laba-laba, tokek, dll. Perlu dipertimbangkan apakah tindakan yang kita lakukan mungkin mengakibatkan punahnya suatu jenis makhluk hidup. Nabi Isa a.s., beramanah agar kita tidak membunuh binatang kecuali untuk  dimakan atau untuk pengobatan misalnya. Jadi kalau nyamuk tidak untuk dimakan, manusia bisa merasakan manfaatnya melalui jentik nyamuk yang dimakan ikan kemudian manusia memakan ikan tersebut.
tanaman ilalang
Tanaman ilalang dapat bermanfaat untuk orang banyak
 Contoh lainnya yaitu dapat dilihat pada tanaman ilalang, tanaman ilalang yang menganggu lingkungan tetapi bagi mereka yang berfikir kreatif bisa dimanfaatkan untuk membuat kerajianan tangan yang bermanfaat untuk manusia. Tantangan yang semula hanya pemberantasan tanaman ilalang beralih ke cara pengendalian, akhirnya diketahui bahwa sebenarnya ada peluang menguntungkan dari kehadiran ilalang tersebut.


5. Pengada Insani (Biota)

Makhluk hidup adalah pengada insani (biota) yang terutama menunjukan perwujudan atau gejala adanya kehidupan. Sebenarnya kehidupan itu juga terwujud dengan adanya hubungan timbal balik atau ketergantungannya dengan pengada ragawi, baik benda, materi, air, udara, panas, sinar, cahaya, dan seterusnya.

6. Perilaku Makhluk Hidup

Perilaku makhluk hidup berbeda-beda menurut kelompok dan keberadaannya dalam kelompoknya. Makhluk hidup selain manusia menunjukkan perilaku yang mengikuti tatanan alam yang sewajarnya. 

* Perilaku Makhluk Hidup Lain 

Semua makhluk hidup yang ada mempunyai makna yang berbeda-beda, beranekaragam, isi mengisi dan saling melengkapi sebagai suatu keutuhan sistem. Pada umumnya semuanya menghasilkan suatu keindahan (amenity) dan akhirnya secara sosial kita sepakati akan adanya nilai (bukan harganya) keindahan itu.

* Perilaku Manusia

Pada mulanya perilaku manusia yang hidup serasi dengan Alam, disekitar atau dalam hutan serta di perdesaan wajar-wajar saja. Tetapi setelah kehidupan mulai mengalami berbagai masalah dan kesulitan, muncullah perilaku yang kurang wajar. Hal ini disebabkan karena tuntutan dasar untuk bertahan hidup walaupun harus melupakan kearifan kita sebagai manusia terhadap makhluk Tuhan yang lain.
eksploitasi harimau dan monyet. untuk kepentingan pribadi manusia

7. Kelangsungan Peri Kehidupan

Kelangsungan peri kehidupan di Bumi ini tidak mudah untuk diperkirakan. Berbagai keanekaragaman faktor, keadaan, daya, dan waktu sangat menentukan apa wujud dari kelangsungan peri kehidupan. Keadaan atau tatanan Alam yang sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan, masih terlalu terbatas, untuk dapat kita ketahui seperti gunung, letusan gunung berapi, tsunami dan lain sebagainya dinamika tatanan itu harus dapat di manfaatkan untuk menyelamatkan kelangsungan peri kehidupan kita.Lingkungan hidup bukan sekadar alam sekitar, karena kita berada di dalamnya. Kalau hidup kita bermakna, di mana kita bersikap dan berprilaku sebaik mungkin, tidak mungkin terjadi atau pun kerusakan lingkungan; karena rusaknya lingkungan berarti juga rusaknya makna hidup kita.

*Daur Kehidupan

Dengan memahami daur kehidupan yang terjadi dan upaya penyesuaian diri dengan fenomena yang terjadi, berbagai resiko kehidupan dapat kita tanggapi secara lebih arif dan bijaksana. Misalnya saja hubungan antara makhluk hidup yang memisahkan kelompok autotrof dan heterotrof .

*Daur Hidup Lain

Fenomena unik dimana hubungan antara tumbuhan dan hewan dapat berlangsung saling menguntungkan, tetapi juga dapat mematikan, yang maknanya adalah kearah pengaturan keseimbangan populasi antarjenis makhluk hidup.
Di belantara topik Sumatera, Malaysia dan sekitarnya terdapat Nepenthes gymnosphora (A) yang mendapatkan sebagian bahan metabolisme dari serangga yang jatuh ke dalam bunga untuk kemudian menagkap dan mencernakannya, sedangkan raflesia arnoldi dengan baunya yang menarik datangnya serangga yang merupakan polinator sebagai penyerbuk bunga Raflesia (B). Hal yang sama juga terjadi pada penyerbukan bunga bangkai (amorphophallus titanum) (C)

8. Kesejahteraan Makhluk Hidup

*Kesejahteraan Manusia

Kesejahteraan manusia tidak hanya kebutuhan dasar fisiologi seperti makan, minum, bernapas dan sebagainya, disamping itu juga terdapat kebutuhan fisik untuk mendapatkan ketentraman hidup diri dari gangguan keamananan. Manusia juga mempunyai kebutuhan dasar psikologi, yakni sikap lahir pribadi jati diri atau egoisme (self-personal esteem) yang merupakan kepercayaan diri. Manusia juga memerlukan hubungan kekerabatan dan kemitraan antar sesama manusia, yang menuntut sikap saling menghormati (interpersonal esteem) dalam keluarga, dalam pergaulan dan dalam kehidupan bermasyarakat. Sedangkan kesejahteraan batin termasuk yang bersifat keagamaan, keyakinan, moral, dan etika.

*Kesejahteraan Makhluk Hidup Lain

Demikian pula makna Kebun Raya Bogor , Cibodas (Puncak), Puwodadi (Malang), Kebun Raya  Sibolangit (Padang), Kebun Raya Eka Karya (Bali) merupakan upaya manusia untuk menempatkan flora di habitat buatan (ex-situ) bagi keperluan wisata, keindahan, pendidikan dan penelitian.


Kesimpulan






Lingkungan hidup adalah suatu sistem, mulai dari ruang, dimana di dalam ruang itu terdapat pengada (entity) baik pengada ragawi nirhidup (abiota) dan pengada insani (biota). Kemudian dalam lingkungan hidup terdapat tatanan alam atau keadaan yang dialami makhluk hidup  dikarenakan peristiwa alam, terdiri atas 2 jenis yaitu alogenik dan autogenik.
Dalam lingkungan hidup sebenarnya terdapat berbagai tatanan alam yang mengandung makna dan dapt dimanfaatkan oleh manusia. Manusia memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan serta peluang untuk melakukan sesuatu yang bermakna dalam kehidupan. Peluang ini juga merupakan kewajiban dan tugas manusia dalam masyarakat sesuai dengan keselamatan atau manfaat yang diinginkan.
Pada mulanya perilaku manusia yang hidup dengan Alam, melakukan hal yang wajar-wajar saja. Namun, setelah kehidupan muali mengalammi berbagai masalah dan kesulitan, muncullah perilaku kurang wajar. Hal ini disebabkan karena tuntutan dasar untuk tetapi bertahan hidup walaupun harus melupakan kearifan kita sebagai manusia terhadap makhluk Tuhan yang lain. Sebagai manusia yang hidup dalam suatu lingkungan yang terdiri dari manusia dan makhluk hidup lain kita tidak hanya memikirkan kesejahteraan manusia saja melainkan kesejahteraan makhluk hidup lain.
Jelas kiranya jika kita mau memberikan isi atau makna tentang lingkungan hidup mulai ruang, perilaku manusia, dan kesejahteraan makhluk hidup lain dengan semestinya akan kita nikmati hidup yang lebih tenteram, lebih bermakna dan lebih menyenangkan.


Sumber Daya Alam Berkelanjutan

Haloo bloggy, sekarang saya ingin berbagi tentang materi sumber daya alam berkelanjutan nih. Saya mempunyai materi-materi yang sudah didiskusikan dalam mata kuliah SDA Bekelanjutan. Apa saja ya materi yang akan saya bagikan ? yuk disimak.. dan bila dianggap perlu memiliki materi ini kalian bisa langsung download dokumennya ko :)

1.Ekologi, Ekologi Manusia, dan Lingkungan Hidup

Dalam dokumen powerpoint ini yang terdiri dari 12 slide, membahas materi mengenai arti ekologi menurut para ahli, ekologi manusia, ruang lingkup ekologi, dan makna lingkungan hidup.
Jika kalian ingin memiliki materi ini silakan download disini
atau kalian juga bisa lihat disini || authorstream


2. Makna Lingkungan Hidup

Dokumen yang akan di share selanjutnya yaitu mengenai "Makna Lingkungan Hidup", dalam dokumen powerpoint ini dibahas makna lingkungan hidup sebagai suatu sistem dan sebagai acuannya yaitu pengertian makna lingkungan hidup berdasarkan UU No.23 Tahun 1997.

Jika kalian ingin memiliki materi ini silakan download disini
atau kalian juga bisa lihat disini || authorstream

3. Bumi dan Kehidupan

Jika kalian ingin memiliki materi ini silakan download disini
atau kalian juga bisa lihat disini || authorstream
Materi mengenai bumi dan kehidupan. terdiri dari 15 slide. membahas tentang mengapa bumi menjadi tempat yang layak untuk adanya kehidupan, dan bagaimana tanda-tanda kehidupan, beberapa pandangan menurut para ahli mengenai kehidupan.

















Rabu

Sumber Daya Alam Indonesia (artikel 1)

Apa yang dimaksud sumber daya alam ?

Sumber daya alam adalah semua yang terdapat di alam (kekayaan alam) yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk mencukupi segala kebutuhan hidupnya. Sumber daya alam terbagi dua yaitu sumber daya alam hayati dan sumber daya alam non hayati. Sumber daya alam hayati disebut juga sumber daya alam biotik yaitu semua yang terdapat di alam (kekayaan alam) berupa makhluk hidup. Sedangkan sumber daya alam non hayati atau sumber daya alam abiotik adalah semua kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia berupa benda mati.
Indonesia merupakan negara yang kaya sumber daya alamnya,baik sumber daya alam hayati maupun sumber daya alam non hayati. Kekayaan alam Indonesia terdapat di permukaan bumi, di dalam perut bumi, di laut dan di udara. Berdasarkan ketersediaanya sumber daya alam terbagi dalam dua kelompok besar yaitu sumber daya alam yang dapat diperbarui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.
Sumber daya alam yang dapat di perbarui yaitu semua kekayaan alam yang mudah diadakan kembali jika habis. Contoh sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah hewan, tumbuhan, air, udara, dan zat hara. Sedangkan Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah semua kekayaan alam yang jika sudah habis sulit diadakan kembali. Contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah minyak bumi, gas alam, batu bara, barang tambang mineral dan barang tambang non mineral.

Bagaimana sumber daya alam di indonesia ?

Indonesia merupakan negara dengan tingkat biodiversitas tertinggi kedua di dunia setelah Brazil. Fakta tersebut menunjukkan tingginya keanekaragaman sumber daya alam hayati yang dimiliki Indonesia dan hal ini, berdasarkan Protokol Nagoya, akan menjadi tulang punggung perkembangan ekonomi yang berkelanjutan (green economy). Protokol Nagoya sendiri merumuskan tentang pemberian akses dan pembagian keuntungan secara adil dan merata antara pihak pengelola dengan negara pemilik sumber daya alam hayati, serta memuat penjelasan mengenai mekanisme pemanfaatan kekayaan sumber daya alam tersebut. Kekayaan alam di Indonesia yang melimpah terbentuk oleh beberapa faktor, antara lain:
  • Dilihat dari sisi astronomi, Indonesia terletak pada daerah tropis yang memiliki curah hujan yang tinggi sehingga banyak jenis tumbuhan yang dapat hidup dan tumbuh dengan cepat.
  • Dilihat dari sisi geologi, Indonesia terletak pada titik pergerakan lempeng tektonik sehingga banyak terbentuk pegunungan yang kaya akan mineral.
  • Daerah perairan di Indonesia kaya sumber makanan bagi berbagai jenis tanaman dan hewan laut, serta mengandung juga berbagai jenis sumber mineral.
Tingginya tingkat biodiversitas Indonesia ditunjukkan dengan adanya 10% dari tanaman berbunga yang dikenal di dunia dapat ditemukan di Indonesia, 12% dari mamalia, 16% dari hewan reptil, 17% dari burung, 18% dari jenis terumbu karang, dan 25% dari hewan laut. Di bidang agrikultur, Indonesia juga terkenal atas kekayaan tanaman perkebunannya, seperti biji coklat, karet, kelapa sawit, cengkeh, dan bahkan kayu yang banyak diantaranya menempati urutan atas dari segi produksinya di dunia.
Sumber daya alam di Indonesia tidak terbatas pada kekayaan hayatinya saja. Berbagai daerah di Indonesia juga dikenal sebagai penghasil berbagai jenis bahan tambang, seperti petroleum, timah, gas alam, nikel, tembaga, bauksit, timah, batu bara, emas, dan perak. Di samping itu, Indonesia juga memiliki tanah yang subur dan baik digunakan untuk berbagai jenis tanaman. Wilayah perairan yang mencapai 7,9 juta km2 juga menyediakan potensi alam yang sangat besar.

Bagaimana Pemanfaatan Sumber Daya Alam di Indonesia ?

Pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia dapat diuraikan menjadi Pemanfaatan sumber daya alam yang dapat diperbarui dan Pemanfaatan sumber daya alam yang dapat tidak dapat diperbarui. Berikut ialah penjelasannya.


1. Pemanfaatan sumber daya alam yang dapat diperbarui

a. Sungai
Kegiatan pemanfaatan sungai yang berlangsung selama ini sebagian besar masih dilakukan dengan cara yang kurang memperhatikan kelestarian dan kepentingan umum. Hal ini ditandai dengan kondisi-kondisi yang salah satunya ialah hilangnya sebagian besar tumbuhan penutup di daerah aliran sungai bagian hulu, sehingga memengaruhi daya resap lahan dan meningkatkan erosi (Puslit Sumber daya Air, 2002: 3). Menurut Puslit Sumber daya Air (2002: 3) sungai sebagai sumber air yang mempunyai sejumlah potensi yang dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan manusia,
Manfaat sungai sebagai sumber air di antaranya adalah :
1) Sebagai sumber penghidupan dan kehidupan, air dibutuhkan manusia.
2) Sungai juga dapat dijadikan sarana transportasi untuk mendukung mobilitas manusia.
3) Sungai berfungsi sebagai sumber protein hewani yang hidup di dalamnya, seperti ikan.
4) Sungai berfungsi untuk mengairi pertanian (irigasi).

Contoh sungai yang masih bermanfaat bagi kehidupan manusia.
Sungai Kapuas

Sungai Kapuas merupakan sungai yang berada di Kalimantan Barat yang melewati kota Pontianak. Sungai ini merupakan sungai terpanjang di Indonesia dengan panjang total 1.143 km. Sungai Kapuas menjadi urat nadi bagi kehidupan masyarakat di sepanjang aliran sungai ini. Sebagai prasarana transportasi alam yang murah, Sungai Kapuas digunakan untuk menghubungkan daerah satu ke daerah lain di wilayah Kalimantan Barat.





Sungai Memberamo
Sungai Mamberamo adalah sebuah sungai sepanjang 670 km yang terletak di sebelah selatan Pegunungan Foja, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. Nama "Mamberamo" berasal dari bahasa Dani — mambe berarti 'besar' dan ramo berarti 'air'. Beberapa suku terasing bermukim di lembah sungai yang kaya akan keanekaragaman hayati ini. Sumber air sungai ini berasal dari pertemuan antara beberapa anak sungai utama, yaitu Tariku, Van Daalen dan Taritatu.





b. Waduk atau Danau

Selain sungai, keberadaan waduk dan danau merupakan potensi dari sumberdaya air yang memberikan manfaat bagi kelangsungan manusia. Danau terbentuk secara alamiah oleh proses geologi, baik tektonisme maupun vulkanisme, sedangkan waduk merupakan buatan manusia dengan membuat tanggul atau bendungan sehingga air sungai naik dan menggenangi daerah sekitar yang memiliki ketinggian yang sama (Darsiharjo, 2005:109).
Manfaat dari danau atau waduk bagi kepentingan manusia ialah sebagai berikut.
1) Danau/waduk berfungsi sebagai tempat rekreasi alam, seperti Danau Toba, Situ Patenggang Jabar.
2) Danau/waduk berfungsi untuk mengairi irigasi, seperti waduk Jatiluhur, Saguling, dan Cirata.
3) Danau/waduk berfungsi sebagai PLTA, seperti Jatiluhur, Cirata dan Saguling.

waduk jatiluhur
MANFAAT Bendungan Waduk Jatiluhur Kabupaten Purwakarta
• Penyediaan air untuk irigasi seluas 242.000 ha.
• Menyediakan air baku DKI.
• Pembangkitan listrik kapasitas 187,5 MW.
• Pengendalian banjir di Karawang dan sekitarnya.
• Perikanan darat.
• Pengembangan pariwisata dan olahraga air



c. Laut
Kepulan Raja Ampat
Kepulauan Bali
Laut merupakan sumberdaya air yang apabila dimanfaatkan dan dikelola secara maksimal, akan memberikan keuntungan dalam jumlah yang sangat besar.
Manfaat laut bagi kepentingan manusia.
1. Sebagai rumput laut untuk bahan makanan, obat obatan, dan bahan kosmetik.
2. Tempat objek wisata bahari.
3. Sumber protein hewani, seperti ikan laut, kerang.
4. Sebagai transportasi antarpulau.
5. Gelombang dan arusnya dapat didayagunakan untuk tenaga listrik.
d. Sinar Matahari, Suhu dan Angin
Sinar matahari, angin, dan suhu merupakan sekelompok sumber daya alam yang dapat diperbaharui karena dapat dimanfaatkan dan menghasilkan secara terus-menerus.
Manfaat sinar matahari anatara lain :
1) Memberikan vitamin E bagi tubuh,
2) Membantu proses fotosintesis bagi tumbuhan.
3) Sinar matahari dapat pula dijadikan bahan energi pembangkit tenaga surya
4) Sebagai alternatif pengganti Bahan Bakar Minyak (BBM).
Adanya perbedaan suhu dan pergerakan angin sebenarnya tidak terlepas dari peranan sinar matahari. Perbedaan intensitas cahaya matahari di suatu wilayah mengakibatkan perbedaan suhu antara wilayah satu dengan yang lainnya. Perbedaan suhu ini mengakibatkan angin bergerak, pergerakan angin bergerak dari tekanan yang tinggi (suhu rendah) ke tekanan yang rendah (suhu tinggi).
Manfaat suhu dan angin
Manfaat perbedaan suhu ini antarwilayah tersebut mengakibatkan perbedaan dalam menentukan jenis tanaman dalam hal bercocok tanam, kemudian manfaat angin dalam kehidupan manusia ialah sebagai pembawa uap air sehingga dapat mendistribusikan hujan ke setiap wilayah sebagai media pengering dan membantu proses penyerbukan tanaman.

d. Bahan pangan
Bahan pangan adalah bahan makanan yang berguna untuk mencukupi akan kebutuhan makanan bagi manusia. Beberapa contoh sumber daya alam yang dipergunakan untuk bahan pangan antara lain :
1). Kedelai untuk membuat kecap, tahu dan tempe.
2). Gandum untuk membuat terigu.
3). Ayam dan bebek untuk diambil telur dan dagingnya.
4). Sapi dan kambing untuk diambil susu dan dagingnya.

e. Bahan sandang
Bahan sandang adalah bahan pakaian. Beberapa sumber daya alam yang dijadikan untuk bahan sandang antara lain :
1). Serat kapas untuk membuat kain katun.
2). Serat kepompong ulat sutra untuk membuat kain sutra.
3). Serat rambut domba untuk membuat kain wol.

f. Peralatan rumah tangga
Contoh sumber daya alam yang digunakan untuk peralatan rumah tangga antara lain :
1). Kayu jati dan rotan untuk membuat  tempat tidur, lemari, meja dan kursi.
2). Kayu sengon untuk membuat centong, dan perabot rumah tangga lainnya.

g. Obat tradisional dan produk perawatan tubuh
1). Mengkudu untuk menurunkan tekanan darah tinggi.
2). Lidah buaya untuk membuat sampo.
3). Rumput laut untuk bahan kosmetik dan sebagainya.

h. Bahan bangunan
1) Tanah liat untuk membuat batu bata dan genting.
2). Pasir untuk bangunan rumah dan batako.

i. Peralatan olah raga
1). Bulu angsa untuk membuat sutlecook.
2). Rotan untuk membuat Holahop dan bola sepak takraw.

Continue. . .



Sumber: