Pages

Minggu

artikel 11 > Membuat Mainan dari Lilin Mainan

Sekarang saya ingin memposting tentang kegiatan saya saat membuat tugas mata kuliah Seni Rupa . karena saya jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, tentu saja matkulnya berkenaan dengan pelajaran di Sekolah Dasar :)


Oke saya mulai yah ..
Postingan ini sederhana sekali karena saya menulisnya saat saya juga mempunyai tugas lain , jadi singkat saja yah yang penting tau intiya :D





















*Bahan dan alat :
- Lilin Mainan berbagai warna dan ukuran.
- Pisau tumpul , atau pisau yang biasa ada di pemotong kuku.
- Tusuk gigi atau lidi.
- Papan triplek atau kardus sebagai alat

*Cara membuat :
1. Pertama, kita siapkan lilin berukuran besar. Lalu kita remas remas hingga lilin tersebut lunak dan tidak keras lagi sehingga mudah untuk dibentuk.
2. Kemudian, kita bentuk lilin tersebut menggunakan tangan sesuai dengan keiinginan kita contohnya hewan gajah, jerapah, angsa, bebek, tupai, kura-kura dan lainya.
3. Dalam kegiatan membentuk kalian bisa menggunakan alat bantu yaitu pisau. Itu digunakan untuk membetuk lebih detai bagian tertentu. Kegiatan ini sangatlah mengutamakan imajinasi, apabila kalian kesulitan dalam membentuknya karena tidak ada inspirasi boleh dibantu dengan gambar aslinya sebagai acuan membentuk.
4. Lidi atau tusuk gigi digunakan apabila kalian membuat bentuk hewan" atau sesuatu seperti jerapah atau angsa. Tusuk gigi atau lidi ditusukan ke leher jerapah lalu sambungkan dengan badannya. Gunanya agar leher jerapah akan terpasang kuat.
5. Setelah pembentukan selesai, tarulah mainan tersebut di alasnya. Dapat berupa papan triplek atau kardus. Lilin akan mengeras setelah didiamkan beberapa hari.


Demikian cara membuat mainan anak-anak yang berbahan lilin mainan. Membuat mainan memang sangat menarik bukan kita saja yang membuat mainan tetapi anak-anak pun boleh membuatnya sendiri agar mereka bisa bermain imajinasi dalam membuat bentuk. Tetapi saya harap dalam pembuatan mainan ini atau bila anak bermain dengan mainan ini tetap di awasi dengan orang dewasa karena takut mainan ini termakan oleh anak-anak.


Oke sekian dulu yah entrian saya ini, semoga bermanfaat untuk semua pembaca. Bila ada komentar silakan,,, :))

0 komentar:

Poskan Komentar